DP3AP2KB Tanah Bumbu Perkuat
Pemahaman Hak Anak melalui Pelatihan KHA
Batulicin – Dinas
Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga
Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu menyelenggarakan Pelatihan Konvensi
Hak Anak (KHA) sebagai upaya memperkuat pemahaman dan kapasitas penyedia
layanan publik dalam pemenuhan hak anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung TP
PKK Kabupaten Tanah Bumbu.
Pelatihan diikuti oleh 80 peserta
yang berasal dari 27 instansi pemerintah, lembaga layanan, serta pemangku
kepentingan terkait. Kegiatan mengusung tema “Penguatan Peran Sumber Daya
Manusia dalam Implementasi Konvensi Hak Anak untuk Mewujudkan Pelayanan Publik
yang Ramah Anak”, yang menekankan pentingnya integrasi prinsip hak anak
dalam setiap layanan publik.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tanah
Bumbu melalui Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan
Perlindungan Anak (PGUPPPA), Nurliana, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas
aparatur dan penyedia layanan merupakan langkah strategis untuk memastikan
kebijakan dan praktik pelayanan publik benar-benar berpihak kepada kepentingan
terbaik anak.
“Pemahaman yang utuh mengenai hak
anak menjadi kunci agar setiap kebijakan dan layanan yang diberikan mampu
melindungi, memenuhi, dan menghormati hak anak secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang
Pemenuhan Hak Anak (PHA) DP3AP2KB, Andrian Anwary, memaparkan prinsip-prinsip
dasar Konvensi Hak Anak yang perlu diintegrasikan dalam penyusunan kebijakan
maupun pelaksanaan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa seluruh sektor, mulai
dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial, memiliki tanggung jawab
untuk menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama.
Selain pemaparan materi, peserta
mengikuti diskusi kelompok yang membahas berbagai tantangan implementasi KHA di
masing-masing instansi. Diskusi ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus
perumusan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan di lingkungan kerja
masing-masing.
Sebagai penutup, kegiatan
diakhiri dengan kuis interaktif guna mengukur tingkat pemahaman peserta
terhadap materi yang telah disampaikan. Salah satu peserta, Muhammad Rais
Wildan dari UPTD PPA Kabupaten Tanah Bumbu, menyampaikan bahwa pelatihan ini
memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dalam merancang kebijakan dan
layanan yang inklusif serta ramah anak.
Melalui kegiatan ini, DP3AP2KB
Kabupaten Tanah Bumbu berharap dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan
program yang mendukung pemenuhan hak anak secara optimal, sekaligus memperkuat
koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).